Smartphone

Usung Kamera 64 Mp, Inilah Komparasi Redmi Note 8 Pro Realme Xt

redmi note 8, realme xt (Copy)

Tahun 2019 lalu menjadi arena persaingan bagi Xiaomi dan Realme sebagai produsen ponsel pintar. Pasalnya, kedua produsen ponsel pintar asal Tiongkok ini merilis produk andalannya pada kelas anggaran yang sama-sama mengusung kamera utama beresolusi 64 MP  di Indonesia.

Xiaomi dimengerti meluncurkan ponsel pintar Redmi Note 8 Pro di Indonesia pada tanggal 17 Oktober 2019 kemarin. Selang enam hari lalu, Realme menghadirkan smartphone Realme XT ke pasar Indonesia pada tanggal 23 Oktober 2019.

Selain perdebatan soal kamera, kedua produk ponsel pintar dari Xiaomi dan Realme ini juga ramai dibandingkan pada sektor prosesornya. Smartphone Redmi Note 8 Pro memakai MediaTek Helio G90T, sedangkan ponsel pintar Realme XT memakai Qualcomm Snapdragon 712. Perdebatan soal ini turut menjadikannya selaku arena tarung antara MediaTek vs Qualcomm untuk permasalahan chip.

Sebagai berita, Xiaomi diresmikan oleh Lei Jun dan 6 orang rekannya di bulan April 2010. Asal seruan nama Xiaomi sendiri berasal dari Bahasa Mandarin yaitu millet, yang artinya tumbuhan sekoi.

Lei Jun sebagai pendiri sekaligus CEO Xiaomi menjelaskan arti Xiaomi punya maksud yang lebih mendalam dari sekadar millet. Lei Jun menghubungkan kata “Xiao” sebagai bab dari konsep Buddha yang punya arti “sebiji nasi Buddha besarnya mirip gunung”.

Hal ini melambangkan bahwa Xiaomi dimulai dari hal-hal kecil dan bukan dimaksudkan sebagai perjuangan yang dikerjakan untuk sekadar bertahan.

Sedangkan, kata “Mi” merupakan padanan kata dari ponsel internet yang mampu dimaksudkan sebagai misi yang mustahil diselesaikan. Hal ini mengarah rintangan-rintangan yang dihadapi oleh Lei Jun beserta 6 orang rekannya dikala mulai mendirikan perusahaan Xiaomi.

Saat ini, Xiaomi mempunyai lebih dari 15.000 karyawan di Tiongkok, India, Malaysia, Singapura dan meluas ke negara lain mirip Indonesia, Filipina serta Afrika Selatan. Xiaomi juga menjadi start-up teknologi paling bernilai sebab punya aset lebih dari US$46 miliar.

Hingga sekarang, Xiaomi pun tetap diketahui selaku produsen ponsel pintar asal Tiongkok yang menciptakan gadget murah dengan spesifikasi tinggi. Meski terus bermunculan kompetitor gres setiap tahun, Xiaomi terbukti masih bertahan besar lengan berkuasa di pasar Indonesia.

Sedangkan brand smartphone Realme sendiri pertama kali dirilis di Tiongkok dengan nama OPPO Real. Kala itu, OPPO Real merupakan sub-brand dari OPPO Electronics Corporation. Karena itu, telah terang mulanya produk-produk dari Realme di abad itu dikembangkan oleh OPPO. Setelahnya, Realme pun menjadi sub-merk dari OPPO yang produknya laku elok di beberapa negara.

Di tahun 2018, Realme pun resmi memisahkan diri dari OPPO Electronics Corporation dan bergerak sendiri menjadi perusahaan yang independen. Pada tanggal 30 Juli 2018, Sky Li sebagaiVice President dari OPPO Electronics Corporation memberitahukan pengunduran dirinya demi bergabung dengan Realme semoga bisa menyebarkan merk ponsel pintar ini sebagai perusahaan independen.

Selanjutnya, Sky Li pun menjabat sebagai CEO Global dari Realme. Sementara itu, Madhav Sheth menjabat sebagai CEO India dari Realme serta Josef Wang berperan menjadi Marketing Director of Realme SEA (South East Asia) yang juga mengelola pasar di Indonesia.

Realme sendiri mengusung merk spirit yang dinamakan selaku semangat “Dare to Leap”. Brand spirit yang diusung Realme ini menggambarkan keberanian anak muda dalam menciptakan terobosan lebih inovatif. Brand spirit baru ini sejalan dengan taktik gres Realme yang berani menelurkan penemuan termutakhirnya ke pasar smartphone.

Lewat beragam pengaplikasian teknologi smartphone yang inovatif serta optimalisasi model bisnis, Realme sukses menciptakan taktik ampuh untuk menjadi game changer dalam industri ponsel pintar secara global.

Realme yakin bahwa teknologi yang mutakhir dan tampilan yang prospektif tidak mesti disertai dengan harga jual yang tinggi. Hal ini memungkinkan pangsa pasar yang lebih luas, sehingga makin banyak orang yang mampu menikmati pengalaman mempunyai smartphone yang lebih baik.

Perlu kamu tahu, merek Xiaomi dan Realme sendiri ketika ini masuk ke dalam dalam daftar ‘Top 5 brand ponsel pintar’ di Indonesia. Berdasarkan data IDC, berturut-turut peringkat brand smartphone di Indonesia pada kuartal 3 2020 (Q3 2019; Juli-September 2019). Brand-brand smartphone di data IDC adalah Vivo (24,1 persen), OPPO (21,7 persen), Xiaomi (18,1 persen), Samsung (17,3 persen), dan Realme (14,5 persen).

Nah, sebelum kamu menetapkan ingin membeli smartphone Redmi Note 8 Pro ataupun Realme XT, ada baiknya kamu menyimak komparasinya di bawah ini. Berikut komparasi dari ponsel pintar Redmi Note 8 Pro dan ponsel pintar Realme XT!

Kamera

Realme XT 8 GB

Smartphone Redmi Note 8 Pro dan Realme XT dikenali sama-sama menjagokan kamera utama 64 MP. Walaupun memiliki kamera utama dengan resolusi serupa, tetapi selfie kamera yang tersemat di layar kedua ponsel pintar ini berlawanan.

Smartphone Redmi Note 8 Pro yang hadir lebih dulu di Indonesia dengan menyematkan 20 Megapiksel AI Beauty Camera. Sedangkan, tandingannya, ponsel pintar Realme XT dilengkapi dengan 16 Megapiksel AI Beauty Camera.

Selain itu, sensor ultra wide angle yang dimiliki keduanya juga berlainan. Smartphone Realme XT mempunyai 8 Megapiksel wide angle kamera dengan 119 derajat, sedangkan smartphone Redmi Note 8 Pro hadir setingkat lebih tinggi ialah 120 derajat.

Selain itu, penempatan kamera belakang juga berlawanan. Smartphone Realme XT masih menyematkan 64 Megapiksel Quad Camera miliknya di bab ujung ponsel, sedangkan, 64 Megapiksel Quad Camera pada ponsel pintar Redmi Note 8 Pro terletak dibagian tengah pada belakang ponsel.

Kualitas Layar

cover redmi note 8 pro

Layar yakni aspek penting dalam usulandalam memilih smartphone ketika ini. Smartphone Redmi Note 8 Pro diketahui mengusung layar 6,53 inci IPS LCD, sedikit lebih besar dibandingkan Realme XT dengan layar ukuran 6,4 inci Super AMOLED. Kedua smartphone ini dikenali memakai desain notch atau ‘poni’ dengan bentuk waterdrop.

Selain ukuran layar dan jenis panel, tidak ada yang berbeda dari kedua ponsel pintar ini. Masing-masing layar smartphone sudah bisa menampilkan gambar dengan resolusi 1080 x 2340 pixel. Rasio layar masing-masing 19,5:9 dan screen-to-body 84,9 persen.

Walau begitu, keunggulan smartphone Realme XT sungguh terasa di poin layar. Smartphone Realme XT sudah menggunakan panel AMOLED yang bisa menampilkan warna lebih baik dan jernih dibandingkan LCD. Perbedaannya bisa terasa dikala menonton video ataupun bermain game.

Smartphone Realme XT kian unggul sebab telah disematkan sensor sidik jari atau fingerprint di atas layar. Ketika dicoba, sensor sidik jari tersebut menunjukkan respons yang cukup cepat.

Sementara itu, ponsel pintar Redmi Note 8 Pro masih menempatkan sensor sidik jari di bab bodi belakang ponsel. Sensor sidik jari yang diletakan di belakang bodi ini terbilang cukup merepotkan karena telunjuk harus meraih sensor yang berada di bawah kamera belakang. Tetapi mesti diakui, sensor mirip ini punya respons yang sangat bagus.

Prosesor

Qualcomm vs Mediatek

Komparasi smartphone Redmi Note 8 Pro dan Realme XT ini turut diramaikan dengan bumbu-bumbu kompetisi dua vendor prosesor raksasa dunia, MediaTek dengan Qualcomm. Smartphone Xiaomi Redmi Note 8 Pro ditenagai chipset MediaTek Helio G90T (12nm) Octa-core (2×2.05 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55). Sementara itu, ponsel pintar Realme XT menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 712 (10nm) Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 360 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 360 Silver).

Ketika dilakukan tes benchmark memakai aplikasi AnTuTu model 8, kedua ponsel pintar ini menciptakan skor yang cukup berlawanan. Smartphone Redmi Note 8 Pro menerima skor 283.285 dan ponsel pintar Realme XT mendapatkan skor 214.892. Terdapat selisih yang cukup jauh.

Meski begitu, tidak ada kendala cukup berarti saat dicoba memainkan game berat mirip PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile. Gameplay tanpa gangguan, tanpa lagging. Namun, dari pengaturan graphic, tampakperbedaan. Smartphone Redmi Note 8 Pro telah mendukung pengaturan ‘Ultra’, sementara smartphone Realme XT tidak.

Desain

redmi note 8, realme xt (Copy)

Sama-sama mempunyai pemberian layar Corning Gorilla Glass 5, desain smartphone Realme XT dan ponsel pintar Redmi Note 8 Pro tentu saja berlawanan. Smartphone Redmi Note 8 Pro tampil dengan desain G3 dengan 4 curve dibagian belakangnya.

Tandingannya, smartphone Realme XT, mempunyai rancangan 3D Glass yang tampil berkilau. Kendati demikian, kedua ponsel pintar ini memilki klaim yang sama, ialah mempermudah pengguna dalam memegangnya.

RAM & Memori Internal

RAM ROM

Dari sisi RAM dan ROM atau memori internal, masing-masing smartphone ini memberikan pilihan menawan. Kesamaan ada pada bantuan slot Micro SD sampai 256 GB. Nah, bicara soal slot Micro SD, di sini smartphone Realme XT lebih unggul sebab menyediakan slot tersendiri pada laci kartu SIM jenis non-hybrid.

Sementara ponsel pintar Redmi Note 8 Pro punya SIM tray hybrid yang mempunyai arti slot sekundernya harus memilih antara digunakan untuk SIM card atau Micro SD.

Adapun, smartphone Xiaomi Redmi Note 8 Pro hanya menawarkan RAM 6 GB. Namun, ada dua pilihan memori internal, ialah 64 GB dan 128 GB. Sedangkan di sisi lain, smartphone Realme XT menyediakan lebih banyak opsi, yaitu RAM 4 GB dan 8 GB dengan memori internal hanya 128 GB. Adanya opsi RAM 8 GB menjadi daya tarik tersendiri pada smartphone Realme XT.

Baterai

* sumber: commons.wikimedia.org

Dari segi baterai, kedua smartphone ini dilengkapi dengan kapasitas baterai yang berbeda serta teknologi pendukung lainnya. Smartphone Redmi Note 8 Pro yang datang selaku pionir kamera 64 MP di Indonesia, dilengkapi dengan baterai sebesar 4500mAh dengan didukung teknologi Liquid Cooling. Teknologi ini bisa menurunkan suhu baterai saat dipakai untuk rentang waktu yang panjang.

Sedangkan, dalam smartphone Realme XT, memiliki kapasitas baterai yang lebih rendah, ialah sebesar 4000mAh dan tidak memiliki teknologi mirip smartphone Redmi Note 8 Pro tersebut. Namun, teknologi VOOC Flash Charge yang dimiliki oleh ponsel pintar Realme XT lebih besar, yaitu 20W. Sedangkan, ponsel pintar Redmi Note 8 Pro hanya mendapatkan derma fast charging sebesar 18W.

Fitur Lainnya

samsung galaxy a12 tanpa nfc

* sumber: 99designs.com

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Xiaomi mendatangkan NFC ke dalam ponsel pintar Redmi Note 8 Pro. Sedangkan smartphone Realme XT belum disokong dengan teknologi tersebut.

Sebagai informasi, Redmi Note 8 Pro hadir dengan memberikan 3 varian warna, adalah Mineral Gray, Pearl White, Forest Green. Sedangkan ponsel pintar Realme XT membawa 2 varian warna ke Indonesia, yakni Pearl White dan Pearl Blue.

Nah, sehabis mendengarkankomparasi tersebut, kau kepincut memilih yang mana?

Tag: 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Untuk Melihat Konten nya Silahkan Nyalakan Dulu Javascript Dibrowser kamu atau gunakan chrome/Fire Fox Untuk Mengkases Situs Ini