Smartphone

Simak 6 Perbedaan Itel Vision 1 Dan Itel Vision 1 Plus

Perusahaan Induk Infinix, Transsion Holdings, tak ingin kalah dengan perseroan lain untuk berkompetisi di pasar ponsel Indonesia. Upaya mereka yaitu dengan mendorong dua kerabat Infinix, adalah itel dan Tecno, masuk pada 2020. Transsion Holdings tentu punya cita-cita besar atas keputusan itel dan Tecno yang berani terjun ke Indonesia.

Mereka telah sukses memanen keberhasilan di Afrika dengan menggarap pasar ponsel terjangkau. Berbekal ketiga merek: Infinix, itel, dan Tecno, Transsion Holdings menguasai pangsa pasar Afrika pada kuartal ketiga 2020. Rinciannya, Infinix menyumbang 11 persen, Itel 12 persen, dan Tecno 14 persen.

Keberhasilan itu pasti menginginkan mereka ulang, mengenang karakteristik pasar Afrika dan Indonesia mirip, ialah gemuk di kelas entri. Langkah besar pun dimulai ketika itel merilis dua produknya di Indonesia pada 2020. Dua produk itu yakni itel Vision 1 dan itel Vision Plus.

Kedua ponsel dilepas dengan harga kurang dari Rp1,2 juta rupiah. Bahkan, beberapa toko online memasarkan Vision 1 dengan Rp900 ribu-an saja. Baik Vision 1 maupun Vision 1 Plus tentu mempesona bila melihat banderol harganya. Namun, apakah yang menjadi perbedaan di antara keduanya?

Apakah embel-embel plus di belakang nama HP selalu punya makna lebih dari versi regulernya? Tak usah lama-lama, mari simak dengan saksama ulasan berikut ini.

Spesifikasi itel Vision 1

  • Rilis: 2020
  • Layar: 6,1 inch HD+
  • Chipset: Unisoc SC9863A (28 nm)
  • CPU: 1,6 GHz quad-core ARM Cortex-A55 & 1,2 GHz quad-core ARM Cortex-A55
  • GPU:  PowerVR GE8322
  • RAM: 2 GB
  • Memori Internal: 32 GB
  • Memori Eksternal: microSD sampai 128 GB (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 8 MP + 0,8 MP
  • Kamera Depan: 5 MP
  • Baterai: 4.000 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Spesifikasi itel Vision 1 Plus

itel Vision 1 Plus

  • Rilis: 2020
  • Layar: IPS 6,5 inch HD+
  • Chipset: Unisoc SC9863A (28 nm)
  • CPU: 1,6 GHz quad-core ARM Cortex-A55 & 1,2 GHz quad-core ARM Cortex-A55
  • GPU: PowerVR GE8322
  • RAM: 3 GB
  • Memori Internal: 32 GB
  • Memori Eksternal: microSD sampai 128 GB (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 13 MP + 0,3 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: 5.000 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Perbedaan Vision 1 dan Vision 1 Plus

Bagaimana, telah punya bayangan perbedaan keduanya kan? Kalau begitu pribadi saja kita diskusikan secara lebih mendalam mirip di bawah ini.

1. Desain

Tiada perbedaan berarti di antara kedua ponsel jika dilihat dari desainnya. Keduanya sama-sama memakai desain layar dengan kamera depan layaknya tetesan air (water). Susunan kamera belakangnya juga serupa. Penempatan sensor sidik jari di belakang, tombol power dan volume di segi kanan, port USB dan speaker di bawah, jadi kesamaan yang lain.

Perbedaan pertama dalam hal rancangan dijumpai pada jack audio 3,5 mm. Jika Vision 1 menempatkannya di atas, Vision 1 plus menempatkannya di bawah. Kemudian, perbedaan kedua, slot dua kartu SIM plus satu microSD Vision 1 Plus ditempatkan di segi kiri.

Selanjutnya, perbedaan ketiga ialah penutup belakangnya. Meskipun sama-sama memakai materi polikarbonat, Vision 1 Plus tampaklebih keren. Sebab, menurut Channel YouTube TeknoLoGue, bab Vision 1 Plus punya gurat-gurat halus yang menjadikan imbas tertentu saat dilihat dari sudut yang berlawanan. Sementara itu, menurut pengamatan Carisinyal, bodi belakang Vision 1 polos.

Masih terkait epilog belakang, Vision 1 menganut gaya usang yang mampu dibuka. Kover belakang dibuka untuk mengakses slot 2 kartu SIM dan satu micro SD. Sedangkan kover Vision 1 Plus tak bisa dibuka dengan cara biasa. Itel Indonesia menawarkan dua pilihan warna penutup belakang buat kedua ponsel: biru dan ungu.

Adapun perbedaan keempat dari kedua ponsel adalah dimensinya. Vision 1 berukuran 155,30 x 73,50 x 8,50 mm. Sedangkan Vision 1 Plus lebih bongsor dengan ukuran 165,50 x 76,00 x 8,60 mm.

2. Tampilan

itel vision 1

Hal yang pantas diapresiasi dari kedua ponsel adalah disematkannya layar berpanel IPS beresolusi HD+. Panel layar IPS tersebut mampu memuntahkan kecerahan hingga 500 nits. Apalagi, bentuk layarnya kedua ponsel telah melengkung ke dalam (2,5 D Curved Display).

Perbedaan layar Vision 1 dan Vision 1 Plus hanyalah soal ukuran dan rasio. Vision 1 punya bentang 6,08 inci dengan rasio 19,5:9, sedangkan Vision 1 Plus lebih besar dengan 6,5 inci dengan rasio 20:9. Rasio yang tak sama menyebabkan sedikit perbedaan detail resolusi. Yakni 720 x 1560 piksel untuk Vision 1, dan 720 x 1600 buat Vision 1 Plus.

Baca juga:Yuk Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan itel Vision 1 Inilah 10 Kelebihan dan Kekurangan itel Vision 1 Plus Yuk, Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangan iTel Vision1 Pro!

Adapun kedua layar ponsel yang mendukung multitouch hingga lima jari ini belum punya sensor cahaya. Sehingga, pengguna harus mengatur tingkat kecerahannya secara manual.

3. Memori

UFS 2.1 Memory

* sumber: wccftech.com

Orang mungkin punya preferensi tertentu soal layar HP. Sebagian ada yang suka dengan ukuran besar, sebagian yang lain suka dengan ukuran kompak. Hanya untuk masalah memori, rasanya tidak ada yang tak suka dengan ukuran yang lebih besar. Dalam kategori ini, Vision 1 Plus sedikit lebih unggul dibanding saudaranya.

Kapasitas memori internal memang sama-sama 32 GB. Namun, Vision 1 Plus punya RAM 3 GB, 1 GB lebih besar daripada Vision 1. Fakta tersebut memberi arti bahwa Vision 1 Plus akan lebih hebat jikalau dipakai untuk ber-multitasking. Adapun kedua ponsel bisa ditambah kapasitas simpannya (hingga 128 GB) dengan memanfaatkan slot microSD khusus alias terpisah dari dua kartu SIM.

4. Baterai

Hal lain yang diminati oleh orang-orang jika kapasitasnya besar yaitu baterai. Kedua ponsel telah menyanggupi tolok ukur kapasitas kurun kini. Baterai Li-Po 4000 mAh terpasang di dalam badan Vision 1. Sedangkan Vision 1 Plus dibekali baterai lebih besar, adalah Li-Po 5000 mAh. Dengan kapasitas tersebut, kedua ponsel bisa dipakai hingga seharian.

Sayangnya, kedua ponsel belum mendukung teknologi pengisian cepat. Menurut saluran YouTube ErDev, mengisi baterai Vision 1 dari 14 persen ke 100 persen butuh waktu sekitar 4 jam. Proses pengisian tersebut memakai adaptor bawaan (5 volt 1 ampere). Sedangkan terusan YouTube TeknoLoGue menyatakan, pengisian baterai Vision 1 Plus hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 4 jam dengan adaptor bawaan (10 watt).

5. Kamera

itel vison 1 (4)

itel bermurah hati dengan memberi kamera belakang berlensa ganda untuk kedua produknya. Di Vision 1, satu lensa utama beresolusi 8 MP ditemani lensa kedalaman 0,8 MP dan satu lampu flash. Sedangkan Vision 1 Plus memiliki lensa utama 13 MP, lensa kedalaman 0,8 MP, plus satu lampu flash. Kedua kamera belakang punya fitur AI, portrait, dan lowlight.

Pindah ke bab depan, Vision 1 dibekali satu kamera beresolusi 5 MP. Sementara Vision 1 Plus sama, namun dengan resolusi lebih besar 8 MP. Jika berbicara soal kualitas, akses YouTube ErDev dan SobatHape setuju menyatakan bahwa kualitas jepretan Vision 1 lazimsaja. Baik itu kamera belakang maupun depan. Cukup mampu dimakulum mengenang harganya yang sungguh terjangkau.

Hal berlawanan justru dijumpai di Vision 1 Plus. Pasalnya, terusan YouTube TeknoLoGue menilai mutu kamera belakang dan depan si ponsel telah cantik di kelas harganya. Meski begitu, untuk mengunci fokus masih agak lambat. Ketiadaan fitur HDR pun menciptakan kameranya tak mampu berbuat lebih saat mengambil gambar dengan background terperinci. Detail background menjadi tidak terlihat.

6. Performa

Performa itel Vision 1 Plus

*sumber: https://youtu.be/9gYyOKaMhFg%20 (TeknoLoGue)

Jangan terlalu berharap lebih terhadap System on a Chip (SoC) Unisoc SC9863A yang dipasang di kedua ponsel. Chipset ini memang telah punya konfigurasi delapan inti. Namun, proses fabrikasinya masih memakai litografi 28 nm. Jelas Unisoc yang satu ini ketinggalan zaman mengenang chipset zaman sekarang paling tidak dibangun dengan proses fabrikasi 14 nm.

Performa pun menjadi salah satu aspek yang diputuskan dari proses fabrikasi. Di atas kertas, Vision 1 Plus punya skor Antutu 8 sekitar 93832. Angka itu lebih tinggi daripada Vision 1 yang mencapai skor 86688. Mungkin dengan skor tersebut, citra yang tercipta yaitu kedua ponsel akan sungguh kepayahan memainkan gim.

Akan namun kedua ponsel nyatanya bisa diajak untuk memainkan gim kekinian. Kanal YouTube ErDev berhasil memainkan PUBG Mobile di settingan grafik smooth medium. Meskipun kadang kala terjadi frame drop. Sementara itu, saluran YouTube TeknoLoGue tanpa kendala memainkan Call of Duty Mobile di settingan mutu grafik low dengan frame rate high.

Demikian ulasan perbedaan dari itel Vision 1 dan itel Vision 1 Plus. Poin-poin penting yang menjadi pembeda keduanya yakni ukuran layar, memori, dan kapasitas baterai. Dengan selisih harga yang tidak jauh berlainan, Vision 1 Plus menawarkan peningkatan di tiga hal tersebut.

Sekarang giliran kau yang menganggap, apakah kenaikan itu worth it? Yang pasti, kedua ponsel dibikin tidak untuk saling mengalahkan, tetapi untuk mengisi segmen atau selera yang berbeda.

Tag: Itel 2021

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Untuk Melihat Konten nya Silahkan Nyalakan Dulu Javascript Dibrowser kamu atau gunakan chrome/Fire Fox Untuk Mengkases Situs Ini